• 1
  • 2
  • 3
1

Karya Publika

[KARYA PUBLIKA] Bertemu di Ruang Waktu

Regular price
RM 30.51
Sale price
RM 30.51
Regular price
RM 35.90
JIMAT 15%
Pos hari sama - order sblm 10AM | BOOKCAFE
Pos hari sama - order sblm 10AM
Refund dijamin (kredit) | BOOKCAFE
Refund dijamin (kredit)
Buku rosak? Ganti percuma | BOOKCAFE
Buku rosak? Ganti percuma

Tajuk: [KARYA PUBLIKA] Bertemu di Ruang Waktu

ISBN: 9789672394525

Penerbit: Karya Publika

Muka Surat: 403 m/s

Halaman: Hitam putih

Penulis: Aena Rahim

Tahun Terbitan: 2026

Format: Soft cover

Berat (kg): 0.39kg

Dimensi (cm): 3cm x 20cm x 13cm



SINOPSIS

Masing-masing terdera di antara dua waktu. Detik lalu, dan detik baharu. Kejadian silam mendorong mereka menghitung semula harga sebuah masa. Meski mereka harus berpura-pura lupa, namun luka di hati bukanlah luka biasa.

Kota Seoul - saksi pertemuan antara watak cerita dan saksi bisu yang mendengar keluhan jiwa-jiwa yang ingin dimaknai.

Rossalia Han - gadis ateis kacukan Indonesia-Korea, memiliki rahsia tersendiri. Konflik keluarga yang pernah membelenggu, memupuk dia ingin belajar cara merdekakan rasa patah hati dengan kebenaran, di samping mencari keberadaan Tuhan.

Mirip dengan Azlan - jejaka yang lelah menanggung sesal semenjak setahun lalu, telah membawa langkahnya berkelana sebentar ke Korea Selatan. Daripada "Segenap Takdir yang tertulis, dapatkah dia kembalikan nilai ketenangan yang tertunda?

"Semoga panjangnya perjalanan, bukan pahit yang aku bawa pulang."- ARIS AZLAN

Ketenangan yang didamba, tidak sama seperti sahabatnya, Shaufiq. Jauh di perantauan, dia lebih aman dengan 'kebebasan. Sejarah gelap yang menghantui, menyekat kemaafan diri. Dia bahkan tega mengkhianati janji, mempersendakan hukum agama demi kepentingan peribadi. Bagai terlupa sifat-Nya Yang Maha Mengetahui! Di antara sembuh dengan waktu, membiarkan kekeliruan terus menyatu, dan perasaan dendam yang memalu, mana satu perlu diperjuangkan? Mampukah mereka meleraikan konflik kelam yang bergelut saat mereka saling dilanda luka dalam diam?

"Sekarang hidup kita tidak perlu lagi berguru dengan takdir-takdir dahulu, tapi bergurulah dengan waktu."- ROSSALIA HAN