• 1
  • 2
  • 3
1

[GEMA INSANI] Hegemoni Kristen-Barat dalam Studi Islam di Perguruan Tinggi (Edisi Lama) (Hardcover) - Buku Indonesia

Regular price
RM 43.35
Sale price
RM 43.35
Regular price
RM 51.00
JIMAT 15%
Pos hari sama - order sblm 10AM | BOOKCAFE
Pos hari sama - order sblm 10AM
Refund dijamin (kredit) | BOOKCAFE
Refund dijamin (kredit)
Buku rosak? Ganti percuma | BOOKCAFE
Buku rosak? Ganti percuma

Tajuk: [GEMA INSANI] Hegemoni Kristen-Barat dalam Studi Islam di Perguruan Tinggi (Edisi Lama) - Buku Indonesia

ISBN: 9799795600984

Penerbit: Gema Insani

Muka Surat: 314 m/s

Halaman: Hitam putih

Penulis: Adian Husaini

Tahun Terbitan: 2006

Format: Hard cover

Berat (kg): 0.41kg

Dimensi (cm): 2cm x 26cm x 19cm



SINOPSIS

Tiga puluh tahun lalu, cendekiawan muslim Prof. Dr. HM Rasjidi mengingatkan bahaya penggunaan metode Orientalis dalam studi Islam di IAIN dan perguruan tinggi Islam lainnya. Nasihat dan peringatan Rasjidi itu tidak diperhatikan. Kini, peringatan Rasjidi menjadi kenyataan.

Dari kampus-kampus berlabel Islam bermunculan pemikiran dan gerakan 'aneh'. Dari IAIN Bandung, muncul teriakan yang menghebohkan, "Selamat bergabung di area bebas tuhan." Tahun 2004, IAIN Yogyakarta membuat sejarah baru dalam tradisi keilmuan Islam, dengan meluluskan sebuah tesis master yang menyerang kesucian dan otentisitas Al-Qur'an. Dari Fakultas Syariah IAIN Semarang, lahir jurnal yang menyerang Al-Qur'an dan memperjuangkan legalisasi perkawinan homoseksual. Pluralisme agama dan relativisme kebenaran-paham syirik modern yang menyerukan kebenaran semua agama-justru disebarkan dan diajarkan di lingkungan perguruan tinggi Islam.

Dari UIN Jakarta, sejumlah dosennya justru menjadi pendukung gerakan perkawinan antaragama. Ada apa sebenarnya dengan kondisi dan arah studi Islam di perguruan tinggi Islam di Indonesia saat ini?

Mengapa begitu mudahnya framework Orientalis dalam studi Islam menghegemoni wacana studi Islam?